Manfaat Senam Lansia dari Segi Fisiologis, Psikologis dan Sosial

Saat lansia melakukan senam
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tentang manfaat senam lansia. Penelitian ini saya gunakan responden sebanyak 5 orang. Tehnik pengumpulan data melalui metode wawancara dan pemeriksaan fisik yang dilakukan secara acak. Isi pembicaraan direkam menggunakan alat perekam. Kemudian keseluruhan data yang diperoleh dicatat dan dianalisa. Pembahasan hasil penelitian ini berdasarkan data-data yang diperoleh sebagai berikut:

Karakteristik Responden

Dari hasil penelitian diketahui karakteristik responden sebagai berikut :

  1. Dari 5 responden, 60 % berada pada kelompok umur 60 – 65 tahun, 20 % berada pada kelompok umur 66 – 70 tahun, dan 20% berada pada kelompok umur > 70 tahun.
  2. Dari 5 responden, 0 % berjenis kelamin laki-laki, 100 % berjenis kelamin perempuan.
  3. Dari 5 responden, 60 % pekerjaannya menjadi pedagang, 30 % menjadi petani.
  4. Dari 5 responden, 40 % frekuensi senam 1 kali dalam 1 minggu, sebanyak 60 % melakukan senam lansia sebanyak 2 kali dalam 1 minggu

Manfaat Senam Lansia

Perubahan yang dirasakan pada lansia (usia 60-70 tahun ) yang mengikuti senam lansia meliputi :

Manfaat senam lansia dari segi fisiologis

Dari 5 responden manfaat fisiologis senam terhadap kesehatan lansia yaitu 

Meningkatkan kejernihan berpikir. Kejernihan berfikir sangat perlu bagi lansia karena lansia semakin lama semakin mengalami penurunan daya ingat. Sehingga bila pikiran menjadi jernih dapat memaksimalkan konsentrasi dalam mengingat ingat akan sesuatu.

Mengurangi keluhan pusing. Keluhan pusing sering kali dikeluhkan oleh para lansia. Kebanyakan dikarenakan kebutuhan oksigen dalam darah kurang adekuat dan tekanan darah yang terlalu tinggi. Setelah mengikuti kegiatan senam biasanya pusing berkurang karena memperlancar sirkulasi dalam darah.

Meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur. Biasanya lansia mengalami kesulitan dalam tidur. Senam lansia membutuhkan energi yang cukup. Para lansia setelah melakukan senam merasa capai. Latihan fisik yang mengeluarkan energi yang cukup menambah tidur yang nyenyak dan nyaman.

Menormalkan tekanan darah. Kebanyakan lansia tekanan darahnya terlalu tinggi. Bila terlalu tinggi akan menimbulkan perasaan seperti pusing. Maka dapat mengganggu aktifitas sehari-hari. Dan bisa menimbulkan resiko jatuh. Setalah mengikuti senam kemungkinan dapat menormalkan tekanan darah.

Meningkatkan kelonggaran bernafas. Kadang-kadang bila bernafas merasa berat yang dialami lansia adalah karena penyempitan atau pengkakuan retraksi otot dalam rongga paru-paru. Bila kelonggaran saat dalam bernafas bertambah maka dapat mengatasi sesak yang dialami. Bernafas menjadi enak dan lega.

Mengurangi keluhan kesemutan. Lansia biasanya mempunyai keluhan kesemutan pada bagian tangan dan kaki. Kemunginan karena kurangnya aktifitas sehari-hari. Bila mengikuti senam akan menambah aktifitas harian. Kesemutan yang dialami menjadi tidak muncul lagi.

Meningkatkan kelincahan bergerak. Kelincahan bergerak diperlukan karena akan memperlancar dalam melakukan kegiatan sehari hari lansia. Latihan senam melatih gerakan yang dapat menambah kelenturan persendian otot sehingga dapat menambah kelincahan dalam bergerak.

Meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot. Daya tahan dan kelenturan otot lansia semakin menurun. Kelenturan dan kekuatan otot akan meningkat bila dilatih dengan melakukan senam secara teratur. Kelenturan dan kekuatan otot membantu dalam melakukan kegiatan sendiri.

Meningkatkan keseimbangan. Keseimbangan dalam tubuh lansia sangat diperlukan. Karena bila keseimbangan tubuh yang kurang dapat memperbesar kemungkinan dalam insiden jatuh. Bila tubuh sudah mengalami peningkatan keseimbangan maka kejadian jatuh akan terhindarai.

Menormalkan berat badan. Kelebihan berat badan tentunya mengganggu dalam kegiatan sehari-hari atau dapat menimbulkan resiko terkena penyakit-penyakit. Maka diperlukan senam agar dapat menurunkan berat badan. Dalam senam akan membakar kalori yang berperan dalam menambah berat badan.

Manfaat yang tidak dialami para lansia yang menjadi responden menurut teori meliputi mengurangi perasaan berdebar-debar, membantu kelancaran buang air besar, mengurangi keluhan gangguan kembung.

Manfaat Senam Lansia dari Segi Psikologis

Dari 5 responden manfaat psikologis senam terhadap kesehatan lansia yaitu:

Memberi perasaan senang. Perasaan senang akan timbul bila atas kemauannya sendiri. Bila mengikuti senam dengan kemauannya sendiri maka akan meningkatkan perasaan senang dalam dirinya.

Mengurangi ketegangan/stres. Stres bagi lansia merupakan hal yang biasa karena berbagai sebab. Bila perasaanya sudah senang maka ketegangan atau stress akan berkurang karena pikiran terasa tenang dan jernih.

Meningkatkan semangat hidup. Peningkatan semangat hidup diperlukan pada lanjut usia. Dengan timbul perasaan senang dan stres berkurang dapat menumbuhkan kembali perasaan semangat hidup untuk ke arah yang lebih baik. Lansia akan mempergunakan sisa hidupnya dengan sebaik-baiknya.

Manfaat yang tidak dialami adalah manfaat kesegaran rohani. Dikarenakan sebelum mengikuti senam responden telah merasakan kesegaran rohani. Setelah mengikuti senam perasaanya juga sama. Sehingga bukan karena telah mengikuti senam.

Manfaat Senam Lansia dari Segi Sosial

Dari 5 responden manfaat psikologis senam terhadap kesehatan lansia adalah

Menambah jumlah teman. Teman sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari. Lansia biasanya di rumah saja dan tidak menghiraukan lingkungan disekitarnya. Pada saat senam memberi kesempatan saling memperkenalkan diri pada lansia yang mengikuti senam.

Menambah keakraban. Keakraban terjalin bila sering bertemu dan saling mengerti. Setiap melakukan senam lansia saling bertemu satu sama lain. Memberi kesempatan dalam menjalin keakraban para lansia.

Meningkatkan kerjasama. Kerjasama juga penting bagi lansia. Para lansia dilatih dalam menjalin kerjasama saat menyelenggarakan senam. Bila kerjasama sudah terjalin maka senam akan berjalan dengan lancar dan baik.

Pemberdayaan dan pengakuan lansia. Biasanya pemberdayaan dan pengakuan lansia sangat kurang. Karena lansia kurang menunjukkan potensi yang bisa dilakukan. Dengan senam lansia dapat menunjukkan bahwa dirinya juga mempunyai kemampuan dan kegiatan seperti orang di usia masih muda. Sehingga menimbulkan adanya perasaan merasa diakui dan disamakan seperti orang yang lebih muda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Manfaat Senam Lansia dari Segi Fisiologis, Psikologis dan Sosial"

Post a Comment

Label