Skip to main content

14 Contoh Puisi Cinta Pendek, Romantis, Sedih dan Jomblo untuk seseorang

Salah satu bentuk karya sastra yang terikat adalah puisi. Puisi terbentuk dua unsur yaitu struktur puisi dan tema serta amanat puisi. Pada saat sekolah mata pelajaran bahasa Indonesia diajarkan membahas puisi. Membuatnya pun gampang-gampang susah. Harus mencari kata-kata yang saling keterkaitan. menggunakan musikalitas dan gaya bahasa yang serasi. Imajinasipun diperlukan untuk membuatnya. Mempunyai moralitas yang teguh. Kejujuran dalam tutur bahasanya. Dalam satu puisi mempunyai unsur yang berfungsi saling bahu-membahu. Karena dalam puisi mengkonsentrasikan dan pengintensipan pernyataan dan kesan.

Puisi cinta pendek romantis sedih, jomblo
Contoh puisi pendek
Puisi bisa bermakna tentang cinta romantis. Atau tentang perasaan puisi sedih. Juga bisa tentang orang yang sedang jomblo. Semua bisa diungkapkan melalui puisi. Bisa berbentuk puisi pendek atau singkat. Jadi ingat waktu sekolah dulu ditugaskan untuk membuat puisi tentang apa saja. Tetapi buatnya seharian. Mungkin karena tidak bakat dan tidak pernah dilatih. Jadinya asal-asala. Tapi setiap karya tulis puisi tidak ada salah benar. Hanya keindahan yang dinilai. Keindahan tergantung cara merangkai kata-kata yang baik. 
Admin sudah membaca buku tentang puisi penyusun Drs. Budiono. Beliau menyusun buku berbagai puisi dan pantung. Isinya pun bagus. Admin hanya bisa menikmati saja tetapi belum bisa membuat sebaik ini.

Mungkin pembaca ingin tahu karyanya. Disini sudah admin siapkan puisi tentang cinta, sedih maupun saat jomblo. Berikut contoh puisi pendek yang disusun oleh Drs Budiono.:

1. Cinta

Cinta...
Apakah engkau benar nyata
Atau cuma halusinasi semata
Jika benar engkau nyata
Biarkan aku merasa 
Jika cuma halusinasi
Kuharap semua hanya mimpi

Cinta...
Sekian lama aku mendamba
Sekian waktu aku menunggu
Dengan sejuta harap
Dengan sejuta hasrat
Aku hadirmu di hatiku
Yang kan memberiku rasa
Yang kan menghiasi hidupku dengan sejuta warna

Cinta...
Datanglah dengan indahmu
Hadirlah dengan pesonamu
Sapalah hatiku dengan kata mesramu
Sentuhlah jiwaku dengan kehangatanmu.

2. Getir Menyapu Kalbu

Terasa lama sekali
ku ulurkan sebuah keterasingan
Diantara mimpi-mimpiku, 
lewat sebuah fantasi yang semakin lama semakin terpendam waktu...

Anganku mengambang dalam pekatnya malam
yang mengirimkan seribu hasrat
Namun aku hanya tenggelam dalam samudramu
Dan kesendirian mulai berteluk dalam bayanganmu
Kau telah pergi...
Meninggalkan sebuah hati yang mengambang

Getirpun menyabu kalbu
Setiap kali aku ingat dirimu...

3. Puisi Si Jomblo

Kelabu
Bagiku semua hari sama
Baik Senin maupun Sabtu
Aku tetap sendiri dan sendiri
Hanya bisa merenungi sepi
Berdiam diri dikamarku yang sunyi
Sampe kapan aku dan begini?
Akankah aku bisa mendapatkan cinta?
Bunga mana yang akan mau menghiasi taman hatiku?
Dewi mana yang akan menyenandungkan kembang rendu untukku?
Aku bagai mahluk terasing
Yang kehadirannya, senantiasa mengundang tawa
Yang kemunculannya, menjadi olok-olok semata
Aku tak tau, apa rencana Tuhan-ku
Dengan menjadikanku seperti ini.
Aku hanya tau, Tuhan-ku Maha Bijaksana
Maha Pengasih, juga Maha Penyayang
Maka aku hanya bisa pasrah
Atas segala takdir yang kuterima

4. Bidadari

Bidadari
Mungkin itu hanya impian
Tapi mungkin juga nyata
Mungkin cuman halusinasiku semata
Tapi mungkin juga realita

Bidadari
Parasmu begitu menawan
pesonamu penuh kharisma
Hatimu seputih salju
Jiwamu sebening embun pagi

Bidadari
Kuharap engkau benar ada
Bukan hanya ilusi semata
Sehingga aku bisa kembali jumpa
Denganmu wahai dara penuh pesona.

5. Cintamu palsu janjimu gombal

Tubuhku terpaku bisu
Mataku menatap nanar
Perasaanku berkecamuk tiada tentu
Saat kulihat dirimu
Berjalan dan bercanda mesra dengan dia

Inikah yang kau katakan cinta?
Mana janjimu
Mana sumpah setiamu?
Yang kau katakan dulu
Saat pertama kali kau dekati aku...

Saat itu kau berkata
Hanya aku yang kau cinta
Hana aku yang kau puja
Hanya padaku kau berikan cinta
Hanya untukku akan kau berikan segalanya.

Sungguh tegannya diriu padaku
Kau hancurkan harapanku
Kau hancurkan impianku
Janjimu gombal
Cintamu palsu
Sumpahmu hanya dusta.

6. Gadis Pujaan dalam Mimpiku

Dengan diselimuti malam,
angin beranjak dan pergi...
Aku menatap bintang yang tersenyum pada rembulan...

Melalui batas pandangan,
disana kulihat gadis ayu merabas gelap malam.
Dalam diam aku bertanya,
"Apakah engkau yang datang wahai gadis pujaanku seorang?"

Lewat gelap malam, kulihat senyummu.
Namun aku tak jua beranjak bangun,
Untuk kemudian hampirimu.
Aku hanya memandang.
Aku hanya mencari, bagian-bagian tubuhmu yang kini mulai menghilang.
Sebuah suara merdu menyerap kalbu, berkumandang dari rumah.
Tuhan, menyadarkan aku dari semua yang kualami.
Ah, ternyata aku hanya mimpi...

7. Sebuah Pesan

Hidup...
Adalah sebuah perjalanan
Hidup...
Adalah sebuah rentang waktu yang ada batas akhirnya
Dan batas akhir hidup adalah kematian.

Maka itu...
Selama rentang waktu itu masih ada,
kita harus memanfaatkan dengan sebagik-baiknya.
Isilah rentang waktu itu dengan daya dan uoaya nyata...

Raih dan gapailah cita-cita dan impian,
selama kita masih merasa mampu.
Jangan mudah puas dengan apa yang ada,
dan jangan mudah menyerah apalagi putus asa dalam usaha.
Karena berhasil tidaknya kehidupan kita, ditentukan oleh kita sendiri.

Jadi...
Jangan coba mengiba atau meratap,
karena semua tak ada gunanya.

8. Perasaan Jatuh Cinta

Saat kau katakan cinta
Seketika dunia ini terasa indah
Diepnuhi dengan aneka warna
Dihiasi dengan aneka bunga
Semerbak harum dan asri...

Saat kau sentuh jemari tanganku
Anganku pun seketika melayang
Terbang...
Ke dunia yang penuh fantasi
Ke alam yang enuh kreasi

Disana segalanya terasa indah
Disana segalanya terasa bersemi...

Hamparan taman bunga
yang indah penuh warna
Menghiasi sekeliling kia
Menebarkan aroma wangi menggoda
Yang semakin membuat kita kian mesra.

9. Semoga Engkau mengerti

Di pintu kantin sekolah
Awal pertama kali kita bertemu
Tanpa sengaja kita saling bertabrakan
Lalu mata kita pun saling beradu pandang
Ada getar kurasakan
Menyentak di hari sanubari

Sejak itu
Tak sekejap matapun dapat kulupakan
Bayanganmu dari kelopak mataku
Hati selalu resah gelisah
Bila sehari saja tak jumpa.

Oh... inikah yang namanya cinta?

Setelah sekian lama kupendam rasa
Akhirnya aku tak sanggup jua
Dengan segala kekurangan yang ada
Kucoba memberikan diri tuk menyapamu
Tuk mengenalmu
Tuk mengajakmu
Bersama dalam cinta

Malam ketika sepi menemaniku
Hanya bulan dan bintang yang menjadi saksi
Kucoba merangkai kata
Kucoba tuk mencurahkan rasa
Melalui goresan pena
Kuungkapkan apa yang ada dalam hatiku.

Kuharap engkau tahu
Kuharap engkau mengerti
Kalau aku suka kamu
Kalau aku cinta kamu
Semoga engkau mengerti
Akan apa yang ada di dalam hati.

10. Bunga cinta di hatiku

Ketika rasa itu hadir
Aku terpesona oleh indahnya
Hatiku pun bertanya...
Apakah ini mimpi? Apakah aku ini berhalusinasi?
Kuamati dan kurenungi
Kuhayati dan kuresapi
Oh, inikah yang namanya Cinta?
Betapa indahnya semakin nyata
Betapa pesonanya samakin menggoda

Semakin lama kuresapi
Semakin dalam kuhayati
Semakin aku terpesona olehnya
Samkin aku tergoda oleh indahnya

Aku pun tergoda untuk menerimanya
Aku pun tergoda untuk menanamnya
Di hatiku
di jiawaku
Dengan satu harapan
Kiranya dia akan tumbuh mekar
Menghiasi tanam hatiku

Aku berjanji untuk menyayangi
Aku berjanji untuk menyirami
Aku berjanji untuk melindungi
Agar bunga cinta yang kutanam di hati
Selalu asri dan terus bersemi

11. Saat Aku Butuh Cinta

Sepi, sunyi, hening, diam...
Dunia bagai mati. Tak ada kehidupan
Tak ada rasa, Hampa...
Yang ada hanya kebekuan
Yang ada hanya kebisuan.
Yang ada hanya kegersangan.
Saat itu aku baru sadar
bahwa aku butuh cinta.
Bahwa aku butuh kasih dan sayang.
Tanpa cinta hidup terasa hampa
Tanpa cinta dunia terasa mati.
Dan tanpa cinta alam pun tak akan bersemi.

Cinta...
Cinta adalah haapan.
Cinta adalah keindahan.
Cinta adalah nilai-nilai yang penuh cita rasa.

Dengan cinta, kita bisa memandang dunia.
Dengan cinta kita dapat mencipta harapan dan impian.
Dengan cinta, kita mampu meraih angan-angan.

Aku, kau, dia, mereka, kita semua membutuhkan cinta.
Karena kita tercipta pun dari cinta.
Sebab Tuhan pun mencipta dunia ini dengan cinta.

12. Andai

Andai aku punya sayap.,
aku kan terbang ke langit biru
Tuk menggapai bintangndan bulan
Kan kubawa mereka turun,
Dan kuberikan pada seseorang,
Yang senantiasa mengisi hatiku,
Yang senantiasa membayang dalam jiwaku.

Andai aku seorang pujangga cinta,
kan ku tulis bait-bait indah
dan kupersembahkan kepadanya.
Bidadari pengisi hati, yang menghiasi mimpi-mimpi.
Andai cinta dapat kumilik mungin aku tak kan begini,
tersiksa jiwa dan naruni, karena hati terasa sepi dan mati.."

13. Songsong hari dengan pasti

Kawan kenapa engkau hanya diam
Duduk termenung bertopang dagu
Kenapa engkau tak segera ambil buku,
Lalu baca dam pelajarilah.

Kawan
Selagi engkau masih madu
Gunakanlah waktumu sebagai sebagaimana mestinya.

Jangan sia-siakan waktu yang ada.
Untuk hal-hal yang tak berguna

Bangunlah kawan
Jangan hanya terus bermimp
Sadarlah, bahwa hari terus berganti
Dan waktu pun tak akan mau menanti

Bila sekarang engkau bermalas-malasan
Kelak engkau akan menyesal kemudian

Bangunlahdari mimpi
Songsonglah hari dengan pasti

14. Balada pengemis di trotoar jalan

Siang di bawah terik mentari yang menyengat
Duduk bersila di bawah sebuah pohon
Seorang laki-laki tua renda
Berpakaian dekil dan lusuh
Berwajah murung penuh harap
Sambil menjulurkan jangan ke arag setiap orang yang lewat

Duh Gusti.
Bukan salah siapa aku jadi begini
Tetapi semua karena salahku sendiri

Andai saja sewaktu muda aku bersekolah
Tentu tak akan begini pada akhirnya
Derita hidup yang kujalani
Baru membuka mata hati...

Andai dulu aku tidak pemalas, pasti hidupku tak akan memelas.

Itulah contoh berbagai puisi yang disusun oleh Drs Budiono. Mungkin bisa buat inspirasi membuat puisi lain atau hanya menimati saja.Biasa juga buat caption untuk status media sosial. 
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar