Skip to main content

Cara Membuat Pantun Jawa ( Parikan ) modern lucu bikin baper

Dengan membaca kata-kata pun bisa suana hati menjadi gembira. Walaupun hati kita baru sedih. Salah satunya dengan baca pantun. Pantun sangat populer di masa dulu sampai jaman modern ini. Banyak konten yang membahas pantun yang bernuansa kata jawa. Pantun jawa disebut juga dengan "Parikan". Kalimat yang isinya bahasa jawa yang unik membuat pembaca terhibur. Walaupun isi dari pantun itu sedih tapi kadang membuat ngakak karena perpaduan sampiran dengan isinya. Kadang pembaca pantun jawa bisa tertawa walaupun tidak sepenuhnya tahu artinya.

Alternative cara membuat pantun jawa lucu modern
pantun jawa
Admin sering menjumpai di media sosial banyak orang membuat pantun modern sendiri. Walaupun gak begitu tahu peraturan dari pantun. Karya teman-teman media sosialpun cukup bagus. Terutama yang menggunakan kata jawa cukup menarik. Kadang isinya menyindir, nelangsa dan meratapi nasib.

Entah mengapa sering kali di media sosial menemukan parikan yang maknanya menyindir dan patah hati. Terutama di status whatsapp, FB dan instagram. Sering di story mereka membuat kalimat jawa yang bersajak ab ab. Ntah spontan atau dari mana kalimat itu tetapi bernuansa pantun. Pantun juga bisa memberi tahukan suasana hati seseorang. Walaupun tidak tau apa yang terjadi, tetapi dengan melihat dan membaca kalimat itu bisa menunjukan suasana hati mereka.

Tak jarang juga melihat di acara tv. Ada dua orang anak yang saling saut-sautan dengan pantun. Admin lupa nama mereka. Yang satu kurus dan yang satu gemuk orang betawi. Mereka saling mengejek balas-balasan dengan menggunakan pantun. Cukup sulit juga karena dengan cara spontan. Keahlian itu mereka jadi terkenal. Harus banyak latihan dan rajin membaca. Dengan rajin membaca wawasan kosakata kita akan bertambah. Merangkai kata katapun akan lebih mudah.

Membuat Pantun Jawa ( Parikan )

Pantun juga bagian dari sastra seperti puisi lama tapi pendek. Cara membuat pantun ini gampang-gampang susah. Untuk membuat pantun, lebih baik buat isinya dulu. Jangan lupa sajak pantun adalah ab ab. Jika pada kalimat perama akhiranya S, maka untuk kalimat ke tiga kalian mencari kata kata yang akhiranya s juga. Dengan mengenali ciri-ciri tersebut kalian bisa lebih mudah untuk membuatnya.

Pengen ngombe nganggo gelas. (a)
Jaluke teh karo susu. (b)
Nek pengan naik kelas. (a)
Yo Kudu rajin sinau. (b)

Untuk baris pertama huruf akhir adalah "S" begitu juga baris ke tiga. Selanjutnya baris ke dua dan ke empat huruf akhir "U". Baris ke satu dan dua adalah sampiran dan Kalimat ketiga dan ke empat adalah inti. Buat lah inti yang mau dibuat baru mencari kalimat sampiranya. Bila belum paham admin jelaskan artinya diatas. Tetapi sedikit dirubah supaya berjasak ab ab.
Ingin minum dengan gelas.
Mintanya teh dan susu.
Kalo ingin naik kelas
Harus rajin belajar dulu.

Baca juga 14 Contoh Puisi Cinta Pendek, Romantis, Sedih dan Jomblo untuk seseorang

Contoh Pantun Jawa Modern

Pantun Jawa modern ini tidak jauh beda dengan yang dulu. Mungkin katanya campuran dengan bahasa Indonesia. Yang penting tidak keluar jauh dari ciri khas dari pantun. Sajak tetap Ab ab. Dengan sajak ab ab bisa memadukan arti yang berbeda menjadi seirama. Tampak sekilas kalimat yang sedikit. Tidak empat baris dan berjasak tidak ab ab. Tetapi bila di pilah-pilah akan menemukan dimana letak sajak ab ab.

Walaupun kadang pantun modern ini kata katanya asal yang tidak masuk akal. Apalagi bahasanya campur indonesia dan jawa. Asal seirima hajar saja hehe

Contoh ;
Gedang yo gedang (a), roti yo roti (b).
Ngomong sayang (a) tapi rasah gonta ganti (b).
 Artinya: Pisang ya pisang, roti ya roti. Bilang sayang tapi jangan ganti-ganti (kelain hati)

Ketan yo ketan, nek mateng yo dadi jenang.
mantan yo mantan, nek jeh seneng yo balikan.
Artinya: Ketan ya ketan, kalau matang menjadi jenang. Mantan ya mantan, kalau masih suka balikan.

Juragan empang anake wolu.
Tiwas disayang kok ditinggal mlayu
Artinya: Majikan bendungan anaknya delapan. Sudah disayang kok malah ditinggal lari.

Ngedol kayu, payu ne nangka.
rasah ngomong i love you, nek meng ninggal luka.
Artinya: Jual kayu, lakunya buah nangka. Jangan bilang i love you, bila ditinggalkan luka.

Golek suket dinggo makani cempe.
Sirah mumet mikirke koe.
Artinya: Nyari rumput buat memberi makan kambing kecil. Kepala pusing kepikiran kamu.

Isoh ngendang raisoh nyuling.
Isoh nyawang raisoh nyanding.
Artinya: Bisa ngendang tidak bisa nyuling. Bisa memandang tidak bisa disampingnya.

Neng jakarta tuku trasi.
Sing di cinta nglarani ati.
Artinya: di jakarta beli trasi. Yang di cinta malah nyakitin.

Jambu mete rasane sepet.
Kangen koe marake mumet.
Artinya; Jambu mete rasanya sepet. Kangen kamu malah jadi pusing.

Neng Palembang tuku kertas.
Kadung sayang jebule kandas.
Artinya: ke Palembang beli kertas. Terlanjur sayang ternyata tersesat/berakhir. 

Tuku jangkrik warnane ijo.
Sing dilirik wes duwe bojo.
Artinya; Beli jangkrik warnanya hijau. Yang dilirik sudah mempunya pacar/nikah.

Andeng-andeng neng duwur lambe.
Kadung seneng wes enek sing duwe.
Artinya: Tai lalat diatas mulut. Terlanjur suka tapi ada yang memiliki.

Esuk nyuling sore nyuling, sulingane neng surabaya.
Esuk eling sore eling, sing di eling ra rumangsa.
Artinya: Pagi nyuling sore nyuling, sulingnya di Surabaya. Pagi ingat sore ingat, yang di ingat tidak terasa.

Wedang bubuk gula jawa.
Yen kepethuk ati lego.
Artinya; Minuman bubuk gula jawa. Kalau ketemu hati kecewa

Sepet-sepet sawone mentah.
Diempet-empet selak ra betah.
Artinya; Sepet rasa buah sawo mentah. Ditahan-tahan keburu tidak betah.

Wajik klethik gulo abang.
Aja suthik yen tumandang.
Artinya; Wajik klethik gula merah. Jangan menolak bila dalam bekerja.

Kembang jagung di pethik wong Cina.
Barang wis kadhung dikapakna.
Artinya: Bunga jagung di petik orang Cina. Bila sudah terlanjur mau diapain.

Manuk emprit menclok neng godhong tebu.
Dadi murid sing sregep sinau.
Artinya: Burung emprit hinggap di daun tebu. Jadi murid rajinlah belajar.

Manuk kutut manggune santer.
Yen ra nurut bisa keblinger.
Artinya : Burung perkutut berkicau keras. Kalau tidak ikut akan keliru/tersesat.

Awan-awan aja keluyuran, ana pak mantri numpak sekuter.
Kapan kapan aku keturutan, duwe konca sinaune pinter.
Artinya; siang-siang pergi main, ada bapak mantri naik motor sekuter. Suatu saat tercapai, punya teman belajarnya pintar.

Esuk nembang sore nembang, tembangane asmaradana.
Esuk ngadhang sore ngadhang, sing diadhang ra teka-teka.
Artinya: Pagi bernyanyi sore bernyanyi, lagunya asmaradana (salah satu lagu populer jawa). Pagi nunggu sore menunggu, yang ditunggu tidak datang-datang.

Demikian contoh pantun jawa ( Parikan ) yang lucu yang bisa bikin ngakak. Bagikan pada orang yang baru bersedih hati. Semoga bisa menghibur dengan membacanya. Bisa membagikan media sosial seperti status di whatsApp, facebook maupun instagram. Dengan seperti itu teman teman anda mungkin membaca dengan tertawa-tawa. Pembaca juga bisa pantun jawa yang lebih bagus lagi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi pembaca.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar