Skip to main content

Diet ibu nifas dan menyusui yang perlu diketahui

Seorang ibu yang habis melahirkan perlu diperhatikan asupannya. Setelah melahirkan fokus untuk penyembuhan luka dan menyusui bayi. Bayi lahir memerlukan ASI. Ibu perlu mengkonsumsi aneka ragam pangan yang lebih banyak. Untuk mengatur asupan ibu menyusui diperlukan diet. Diet adalah patokan untuk mengkonsumsi makanan agar terpenuhi kebutuhan. Diet ibu nifas sangat diperlukan. Karena diperlukan energi protein dan zat gizi mikro. Zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral. Kebutuhan protein ibu selama menyusui meningkat. Diperlukan untuk pembentukan hormon prolaktin dan oksitosin. Hormon prolactin berfungsi untuk produksi ASI. Sedangkan hormon oksitosin untuk mengeluarkan ASI. Tujuan pemberian makan pada ibu nifas dan menyusui yaitu untuk memulihkan kondisi fisik setelah melahirkan. Selain itu meningkatkan produksi ASI yang cukup dan sehat untuk bayi.

Diet ibu nifas  dan menyusui yang perlu diketahui

Perbedaan dengan makanan biasa. Kebutuhan gizi pada masa setelah melahirkan dan menyusui meningkat menjadi 25%. Susunan hidangan sehari-hari harus seimbang, yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran, buah serta susu. Banyak minum, setiap setap hari harus minum sebanyak 3000 ml atau 12-13 gelah air. Tambahkan cairan penting bagi ibu nifas. Tubuh ibu nifas membutuhkan banyak cairan pasca mengalami pendarahan. Keringat serta untuk pembentukan ASI sekitar 600-850 ml/hari. Mengkonsumsi tablet zat besi selama 40 hari setelah melahirkan (post partum). Tambahan zat besi penting bagi masa nifas. Karena dibutuhkan untuk kenaikan sirkulasi darah dan sel. Selain itu menambah sel darah merah sehingga daya angkut oksigen mencukupi kebutuhan. Mengkonsumsi vitamin A. Vit A digunakan untuk pertumbuhan sel, jaringan gigi dan tulang, perkembangan syaraf penglihatan. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi bagi ibu nifas.

Sebelum membahas tentang diet ibu menyusui. Pembaca perlu melihat 9 hal yang Harus Diperhatikan Bila Produksi ASI Sedikit dan pengalaman Pejuang ASI. Disana ada pengalaman yang bisa menambah pengetahuan bagi pembaca. Mungkin ada salah satu pembaca yang mengalami hal yang sama.

Bahan makanan yang boleh dimakan pada ibu menyusui.

Sumber karbohidrat. Nasi, makanan pokok dicampur jagung kuning, labu kuning, ubi merah ( mengandung beta karoten ), mie, jagung, kentang, ubi, roti dan sebagainya.

Sumber protein hewani. Ikan, telur, ayam, daging, hati ayam/sapi, susu non fat/ susu rendah lemak.
Sumber protein nabati. Contohnya seperti tahu, tempe, kacang-kacangan.

Sumber lemak. Contohnya minyak kedelai, minyak jagung, minyak kacang, minyak biji bungan matahari, minyak kacang kelapa sawit.

Sayuran. Jenis sayuran teruama berwarna hijau dan kuning. Seperti daun pepaya, daun singkong, daun katuk, bayam, sawi hijau, wortel, labu kuning.

Buah. Pilih buah-buahan yang berwarna seperti pepaya, jambu biji, mangga, jeruk, semangak, alpukat.

Minuman. Susu skim yang rendah lemak, teh encer, sari buah-buahan, air kacang-kacangan, sari buah, jus buah, jus sayuran.

Bumbu-bumbu. Semua bumbu dan rempah-rempah alami diperbolehkan.
Contohnya salam, laos, kunyit, temulawak, cengkeh, bawang merah, bawang putih dan lain-lain.

Bahan makan yang harus dihindari. Ibu setelah melahirkan dan sedang menyusui juga ada larangan makanan. Ibu batasi bahan makanan yang merangsang saluran cerna. Rasa terlalu asin, pedas, dan berlemak. Hindari makanan yang mengandung alkhohol, bahan pengawet dan pewarna. Batasi minuman yang mengandung kafein (kopi teh kental, coklat)

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengolah makanan. Pilih sayur, buah daging yang segar. Jangan sayuran yang sudah layu atau lama. Karena gizi tidak optimal. Bila terlalu lama ada zat yang akan menjadi tidak nyaman bagi tubuh. Melakukan cuci tangan sampai bersih sebelum dan sesudah mengolah makanan. Cuci bahan makanan sampai bersih baru dipotong-potong. Masak sayuran jangan terlalu matang. Hindari penggunaan zat pewarna, pengawet makanan dan penyedap rasa. Jangan memakai minyak yang sudah berkali-kali dipakai. Perhatikan tanggal kadarluarsa.

Contoh Diet Menu ibu nifas dan menyusui.

Pagi
Nasi 100 mg ( 5sdm).
telur ceplok 25 g 1/2 butir.
tempe 25 g 1 ptg sdg.
sayur 100 g 1 gelas
susu

Pukul 10:00
Buah seperti pepaya atau apel 1 buah ( 100 g)
Bila lebih bagus jam 10:00 minum peptisol 5 sendok takar.

Siang
Nasi
Semur Ayam
Tahu Goreng
Sayur bobor bayam
semangka

Pukul 16:00
buah seperti Pisang rebus, janung, singkong, kacang-kacangan 2 buah sdg (100g).
Untuk jam 16:00 buah bisa diganti peptisol 5 sendok takar.

Malam
Nasi
pepes ikan/ayam 1 potong
perkedel jagung
ca kangkung tauge
snack
susu

Pukul 21:00
crekakers 3 keping (30g)

Itulah petunjuk diet ibu nifas dan menyusui. Disertakan contoh menu yang bisa menjadi pandangan para ibu. Kebutuhan cairan dan diet makanan juga harus harus diperhatikan. Saat ibu menyusui akan membutuhkan cairan yang banyak. Bila ibu kurang minum berpengaruh keluarnya ASI. Kandungan ASI sebagian besar terdiri dari air. Asupan air minum kurang begitu juga ASI akan kurang juga. Semoga sedikit info ini bisa membantu bagi pembaca.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar