Skip to main content

Bayi Bibir Sumbing: Tips Pencegahan, Perawatan sampai Operasi

Setiap orang tua ingin memiliki anak yang sehat dan sempurna. Terutama pasangan muda yang habis menikah ingin memiliki momongan. Sangat berharap ingin anaknya setelah lahir lucu, ganteng, cantik, dan sehat. Akan tetapi sekedar keinginan tetapi banyak yang tidak menyangka bila anaknya lahir tidka sesuai keinginan. Pastinya ada yang anak lahir mendapat anugerah yang unik dari Tuhan seperti bibir sumbing. Banyak ilmu yang bisa menyebabkan anak lahir bibir sumbing. Sebagai pasangan mudah dan mempunyai program untuk punya anak harus menjaga kesehatan.

Yang tidak tahu bibir sumbing adalah saat hamil pembetukan bibir atas janin yang tidak sempurna ( celah bibir ) bisa sampai langit-langit dan gusi. Bisa disertai dengan tulang tengkorang di bagian wajah tidak sempurna. Bisa dibayangkan ada belahan bibir atas sampai gusi, dan langit langit. Bibir sumbing sebagian adalah kondisi sebagian seperti bibir saja yang mengalami celah sedangkan gusi dan langit-langit normal. Sedangkan bibir sumbing komplit adalah ada celah dari bibir, gusi sampai langit-langit. Bila langit-langit ada celah biasanya sampai lubang hidung yang berhubungan dengan mulut secara langsung. Jadi bila sang bayi muntah air akan mengalir melalui hidung. Situasi ini sangat rentang bayi mengalami tersedak. Oleh karena itu ada tips tertentu saat bila memberi minum bayi bibir sumbing. Posisi celah bibir atas pun bisa di sisi kanan, sisi kiri, tengah, bahkan bisa semua sisi jadi celahnya besar sekali.

Alernative Bayi bibir sumbing komplit celah langit-langit dan gusi
Bibir Sumbing Komplit

Bayi yang baru saja lahir dan mengalami bibir sumbing sebagian atau komplit harus diperlakukan secara lebih hati-hati. Bayi ini resiko tinggi mengalami tersedak saat minum. Bila susu masuk ke pernapasan sangatlah berbahaya. Jika tidka segera dioperasi anak akan tumbuh dewasa dan mengalami kepercayaan diri berkurang. Sedini mungkin ditangani oleh dokter bedah plastik. Ada tahap-tahapan tertentu untuk penanganan bibir sumbing. Celah langit-langit bisa berakibat suara anak saat bicara akan sengau.

Baca juga Cara pencegahan dan penularan Ibu HIV positif ke bayi

Keadaan bayi yang mengalami Bibir sumbing bisa diketahui saat umur kehamilan 6 bulanan. Dengan USG 3 atau 4 dimensi bisa menditeksi lebih dini keadaan janin. Akan tetapi hanya celah di bibir saja tidak bisa melihat langit-langitnya. Ada dokter yang berterus terang untuk menjelaskan kondisi bayi agar lebih siap untuk mendapat bayi spesial. Ada juga dokter sekedar melihat semua anggota tubuh lengkap dan tidak melihat apakah bibir sumbing atau tidak. Karena mementingkan perasaan bumil saat melahirkan. Bila tahu kondisi bayi bibir sumbing akan mempengaruhi bayi dalam kandungan. Lagipula kondisi bibir sumbing bisa diperbaiki di zaman modern ini.

Bila saat hamil sudah mengetahui bayi bibir sumbing ibu bayi sangat memerlukan support dari orang disekitar. Terutama suaminya selalu support ibu bayi. Tanamkan bahwa bayi akan baik-baik saja. Berdoalah supaya tidak mengalami gangguan yang lain. Bibir sumbing hanya soal fisik saja. Di zaman ini bisa diperbaiki dengan operasi. Akan tetapi bila kerusakan fungsi suatu organ akan lebih sulit. Tetaplah bersyukur sudah diberi kepercayaan pada Tuhan untuk menjaga bayi ini. Jangan stress karena akan mengganggu perkembangan janin.

Tips merawat bayi bibir sumbing.

Alternative bpenanganan anak bibir sumbing / celah bibir
Bibir Sumbing

  • Kalau sulit menghisap tetek boleh dikasih asi dengan sendok, dot khusus, atau pipet. 
  • Bila memberikan ASI usahakan posisi lebih tegak daripada bayi normal. Bila mengalami tersedak atau muntah segera miringkan. Karena air akan keluar dari mulut dan lobang hidung. Bahaya untuk jalan nafas bayi. Jangan terlalu kenyang sekali agar tidak gumoh atau muntah.
  • Perhatikan lobang hidung bila tersumbat oleh kotoran segera bersihkan.
  • Anak atau bayi dengan bibir sumbing sampai celah langit-langit ( cleft lip - palate ) lebih rentan infeksi telinga dan tenggorokan. Jadi harus jaga kebersihan / resikan.
  • Kalau orang dewasa sekitarnya sakit harus pakai masker. Cuci tangan yang baik.
  • Bila sudah operasi bangunlah mental anak supaya percaya diri. Karena membangun mental agar tidak minder perlu kesabaran. Terutama anak yang celah bibir komplit untuk operasi gusi umur 9 tahunan. Usia 9 tahunan adalah usia masa sekolah. Bila tertawa anak itu kelihatan gusi yang bercelah.
  • Terapi wicara agar suara anak tidak sengau.

Langkah- langkah persiapan operasi bayi bibir sumbing

Alternative Hasil setelah operasi bibir sumbing jahitan rapi
Hasil operasi bibir sumbing. Bila sudah operasi gusi bibir akan naik dan simetris.


1. Operasi menutup celah bibir ( labioplasty ).
Labioplasty adalah operasi menutup celah pada bibir. Tindakan ini usia anak minimal 10 minggu dan berat badan 5 kg. Usahakan periksa dan ditutup ahli bedah plastik. Jangan bedah mulut karena teknik orang bedah mulut berbeda, kadang kurang mempertimbangkan fungsi dan kadang dasar hidungnya tidak dijahit sehingga kelihatan lebih besar lubangnya. Setau admin di Yogyakarta ada dr Rosadi Sp.BP yang sering menangani pasien bibir sumbing. Metode jahitnya zikzak tidak lurus berfungsi untuk mengurangi bekas jahitan. Jahitannya sangat halus dengan benang yang sangat kecil. Beliau prakter di RS Sarjidto dan JIH. Operasi bibir sumbing bisa ditanggung BPJS kesehatan. Sebelum operasi sebaiknya jaga kondisi tidak boleh sakit terutama batuk dan pilek. Jenis pembiusan operasi bibir sumbing adalah dengan General Anestesi. Dan dipasang ETT atau alat bantu nafas berupa selang yang membatu nafas bayi. Karena bayi akan ditidurkan yang dalam.

2. Operasi menutup celah langit-langit.
Untuk usia operasi menutup celah langit tergantung dokter bedah plastik. Ada yang 10 bulan, ada yang 18 bulan. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang lain. Resikonya anak yang masih ada celah di langit-langit bicara akan sengau.

3. Operasi menutup celah pada gusi.
Untuk operasi ini diperlukan anak sekitar umur 9 tahunan. Supaya gigi permanen tumbuh dulu. Sebelumnya dikonsulkan doker ortodentis. 

Perhatikan saat pasca operasi


  • Bayi setelah di bius akan terbangun beberapa jam kemudian. Jangan diberi minum dulu karena masih ada efek anestesi. Tunggulah bayi sadar penuh dan biarkan perawat atau dokter melakukan cek kesaadaran dan peristaltik usus. Bila anak sudah sadar penuh dan peristaltik normal biasanya dokter memperbolehkan untuk minum.
  • luka bayi tidak boleh kotor dan terkena air. Seetelah minum segera mengeringkan luka dengan kassa dan mengoles dengan saleb yang diberikan oleh dokter.
  • Sebagian dokter tidak 2-3 hari bayi tidak boleh minum pake dot. Dikarenakan jahitan bisa lepas. Pakailah pipet atau sendok/
  • Selama 2-3 hari suhu ASI atau minuman untuk bayi jangan panas atau hangat karena bisa memutus benang bibir dalam yang akan menyatu dalam daging dan membuat bengkak bibir.

Baca juga Yang harus dierhatikan bila produksi ASI sedikit

Alur operasi Bibir Sumbing dengan BPJS kesehatan

BPJS kesehatan adalah jaminan dari pemerintah kepada masyarakat yang kurang mampu atau menengah kebawah. Untuk kasus bibir sumbing BPJS kesehatan menanggungnya. Biasanya yang bisa mengerjakan minimal Rumah Sakit tipe A dan B atau farkes ke 3 dan 4. Bila Anda ingin mengurusnya pastikan BPJS aktif tidak telat membayar. Bila BPJS PBI alias dari pemerintah lebih baik memastikan aktif dan kecocokan nama ke BPJS pusat. Setelah Memastikan BPJSnya aktif periksa ke farkes pertama. Farkes pertama bisa klinik atau dokter keluarga, atau puskesmas sesuai rujukan dari kartu BPJS yang Anda daftar. Setelah itu mintalah rujukan dr Bedah Plastik supaya bisa dirujuk langsung ke rumah sakit tipe B. Bila tidak langsung bedah plastik tahapannya akan lebih panjang. Sekarang BPJS sistem online jadi nanti ada sistem yang mengatur pilihan rujukan. Operasi ditujukan untuk bibir sumbing dengan gangguan fungsi seperti bibir sumbing komplit. Bila dinilai hanya operasi estetika klaim bpjs akan gagal. Gangguan fungsi seperti kesulitan menetek dll. Untuk estetika contohnya tidak ada gangguan menetek hanya ada celah di bibir saja. Untuk memastikan bisa tertanggung apa tidak setelah farkes pertama dirujuk ke bedah plastik biasanya hanya RS minimal tipe B. Untuk bisa tertanggung atau tidak tergantung diagnosa dokter.

Baca juga : Cara menggunakan BPJS kesehatan tanpa rujukan

Mencegah bayi mengalami bibir sumbing ( celah bibir ) saat dikadungan.

Sapa sih yang ingin bayinya sehat? semua pasti ingin bayinya sehat. Sebetulnya bibir sumbing bukan penyakit hanya saat pembetukan bibir di kandungan tidak sempurna. Untuk mencegah agar bayi kita saat pembentukan tubuh normal harus mengetahui penyebabnya.

1. Mengkonsumsi asam folat sebelum dan sesudah hamil.
Konsumsilah makanan yang mengandung asam folat. Bisa juga dengan obat asam folat. Obat ini sangat penting dalam pembentukan janin.

2. Gaya hidup yang sehat.
Hindari seperti merokok, minum alkhohol semua yang menyebabkan kecacatan pada janin.

3. Jangan mengkonsumsi obat sembarangan
berkonsulasikan pada dokter saat mengalami sakit. Karena efek samping dari obat yang kita minum bisa menyebabkan kecacatan.

4. Konsumsi makanan yang bergizi
Bila gizi ibu bayi cukup maka perkembangan bayi bisa sempurna.Hindari makanan yang setengah matang karena banyak bakteri disitu. Atau bisa mendapat virus yang menyebabkan kecacatan organ beserta fungsinya. Kumpulan virus ini bsia disebut TORCH. Bisa didapat dari hewan peliharaan burung, kucing, anjing atau makanan tidak matang.

5. Jaga kondisi tubuh
Jangan terlalu over berat badan. Sebelum hamil olah raga dan jaga kondisi badan jangan obesitas. Memang saat hamil BB akan meningkat tetapi dalam batas wajar.

7. Selalu kontrol ke dokter
Sebaiknya tahu sejak dini lebih baik untuk menguatkan mental. Dan selama habil akan lebih ekstra dalam memberikan terapi untuk meminimalkan celah bibir.

8. Yang sangat penting adalah selalu beribadah dan bedoa dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Satu-satunya yang bisa menolong adalah Tuhan. Akan tetapi semua adalah kehendak Tuhan YME. Rajinlah beribadah agar diberi yang terbaik buat kita.
Penyebab Bayi lahir bibir sumbing

1. Kekurangan asam folat.
Saat program hamil dan mengandung diwajibkan mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat. Bisa berupa makanan, minuman atau obat. Setiap kontrol dokter kandungan pasti membawakan resep berupa asam folat mencegah kecacatan pada janin. Fungsi asam folat bahasa awam untuk menyempurnakan pembagian tubuh supaya simetris dan sempurna. Maka dari itu pentingnya asam folat disaat sebelum dan sesudah kehamilan. Supaya ibu tidak kekurangan asam folat.

2. Kebiasaan merokok atau dilingkungan perokok 
Bila ibu merokok segeralah berhenti atau dilingkungan perokok agar berhenti dulu selama hamil. Tahu sendiri kandungan dalam rokok banyak yang berbahaya. Asap roko yang terhirup saat hamil secara kelamaan mempengaruhi perkembangan pembentukan dalam janin. Kebiasan merokok saat hamil bisa melahirkan bayi dengan bibir sumbing.

3. Ibu memkonsumsi obat tertentu
Waktu hamil jangan sekali-kali mengkonsumsi obat jerawat ( isotretinon ), methotrexate ( arthritis, psoriasis, kanker ) dan obat anti kejang. Oleh karena itu setiap sakit lebih baik kontrol dan konsul ke dokter. Karena banyak obat-obatan yang efeknya membuat gangguan perkembangan janin. Gangguan bisa berupa pembetukan tubuh salah satunya bibir. Obat itu juga beresiko sebagai penyebab bibir sumbing.

4. Ibu sering minum alkhohol
Saat hamil Alkhohol bisa mempengaruhi perkembangan janin. Sudah ada penelitian ada juga yang berkaitan kebiasaan minum alkhohol dengan bayi bibir sumbing. Lebih aman ibu hamil tidak mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung alkhohol. Selain merusak tubuh juga bisa membuat bayi lahir mengalami bibir sumbing.

5. Berat Badan Ibu kegemukan ( obesitas )
Obesitas adalah berat badan yang tidak ideal dan berlebih dari seharusnya. Memang saat hamil tidak boleh kekurangan nutrisi agar janin dalam tubuh bisa tumbuh dengan baik. Tetapi juga harus dipantau kondisi tubuh agar tidak obesitas. Selain posisi obesitas mempersulit untuk bergerak juga membahayakan bagi janin. Bisa menimbulkan kecacatan janin.

6. Ibu Mengalami kekurangan nutrisi
Selain tidak boleh obesitas juga jangan kekurangan nutrisi. Konsumsilah makanan yang bergizi saat hamil. Hindari makanan seperti gorangan, bakar-bakaran, makanan setengah matang dan  junkfoot.
Konsumsi berupa syuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin A dan asam folat. Bila kondisi kekurangan nutrisi saat hamil beresiko mengalami kecacatan janin salah satunya bibir sumbing.

7. Keturunan dalam keluarga
Ada yang berpendapat dari keturunan. Tetapi tidak masti orang tua bibir sumbing bayi nya akan kondisi sama. Hanya mempunyai resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan keluarga yang tidak ada riwayat. Bila ada keturunan bibir sumbing agar selama sebelum dan sesudah hamil perlu ekstra asam folat yang lebih. Supaya dalam pembentukan bibir lebih sempurna.

Itulah yang bisa admin bagikan pengalaman dan pengetahuan tentang bayi bibir sumbing. Semoga bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan. Semua tidak ada yang sempurna. Jangan down mempunyai anak yang spasial ini untuk hanya soal fisik. Kalo fisik luar bisa diperbaiki dengan operasi dengan alat di era modern ini. Orang yang pesek saja bisa menjadi mancung. Bayangkan canggihnya dokter-dokter sekarang. Jadi bila ada orang tua yang mempunyai bayi seperti ini tetaplah semangat.
Semua bisa kita jalani tahap demi tahap. Terimakasih
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar