Skip to main content

Sebutan Nama Orang "Jenenge Wong" dalam Bahasa Jawa

Di Indonesia mempunyai beragam bahasa. Salah satunya Bahasa jawa yang cukup populer. Karena tidak semua bahasa jawa bisa diterjemahkan ke bahasa indonesia. Selain itu, sebutan orang pada situasi tertentu pun ada namanya. Situasi ini meliputi status sosial, kaya miskin, umur juga mempunyai sebutan yang berbeda. Nama jawa ini cukup unik untuk dibahas. Entah darimana orang jaman dahulu bisa membuat bahasa seperti ini.

alternative nama orang bahasa jawa

Bahasa jawa sangat unik contohnya mengatakan sesuatu dengan satu sebutan. Tetapi harus diartikan kedalam bahas indonesia dengan cara penjelasan. Karena tidak ada arti yang sama di dalam kamus bahasa Indoneisa. Cara mengartikan dengan pembahasan yang lebih panjang.

Waktu masih sekolah biasanya bahasa jawa menjadi mata pelajaran yang penting. Terutama dipulau jawa. Karena bahasa jawa harus dilestarikan dengan cara mempelajari dan mengenalkan sejak dini. Kalau bukan generasi muda siapa lagi?.

Kadang sebutan ini untuk membuat sindiran bagi orang lain. Atau dengan sebutan orang yang dihormati. Bila orang mendengar sebutan itu, sudah tahu artinya dan tidak perlu menjelaskan panjang lebar. Contoh dengan menyebut duda, orang pasti tahu duda itu status orang itu seperti apa.

Berikut contoh sebutan nama orang di dalam bahasa jawa.

1. Perawan
Perawan tidak ada bedanya dengan bahasa indonesia artinya anak yang menjalani masa dewasa yang belum menikah. Bila di bahasakan jawa yaitu "Bocah wadon sing wis dewasa ning durung rabi".

2. Perawan Sunthi
Perawan Sunthi adalah anak perempuan belum menikah yang masih kecil. Dengan bahasa jawa yaitu "Perawan sing ijek cilik"

3. Perawan kasep
Perawan kasep arti dalam bahasa jawa sing wis tuwa durung rabi. Yang artinya perempuan sudah tua yang belum menikah.

4. Jaka
Jaka adalah seorang laki-laki yang sudah dewasa dan belum pernah menikah. Penjelasan dalam bahasa jawa adalah "Bocah lanang sing wis dewasa durung rabi".

5. Jaka jebug
Jaka jebug artinya jaka sing wis tuwa durung rabi. Seorang Laki-laki yang sudah tua tetapi belum menikah.

6. Dhuda
Dhuda disebut juga "duda" bila dalam bahasa Indonesia. Laki-laki yang sudah tidak mempunyai istri (pernah menikah). Penjelasa dalam bahasa jawa adalah "Wong lanang sing wis ora duwe bojo".

7. Dhuda kembang
Dhuda kembang artinya dhuda sing isih enom durung duwe anak. Dhuda adalah duda, kembang adalah bunga. Laki-laki yang masih muda (duda) yang sudah tidak mempunyai istri dan belum mempunyai anak.

8. Dhuda kawuk
Dhuda Kawuk adalah dhuda sing wis tuwa. Laki-laki tua yang sudah pernah menikah (duda) dan sekarang masih sendiri.

9. Dhuda kalung
Dhuda kalung yaitu dhuda sing duwe anak wadon sing biso ngopeni. Duda yang sudah mempunyai anak perempuan dan bisa mencukupi kebutuhan keluarganya.

10. Dhuda bangsong
Dhuda sing mlarat lan anake akeh. Dhuda bangsong adalah duda yang miskin dan anaknya banyak.

11. Randha
Wong wadon sing wis ora duwe bojo. Randha adalah janda atau perempuan yang sudah tidak mempunyai suami.

12. Randha kisi
Randha sing duwe anak lanang. Randha kisi adalah Janda atau perempuan yang sudah tidak mempunyai suami tetapi mempunyai anak laki.

13. Randha menter
Randha sing panggonane sarwa apik Randha menter adalah janda yang hidupnya serba mewah.

14. Randha kasihan
Randha mlarat anake akeh. Randha kasihan adalah janda yang miskin tetapi mempunyai anak banyak.

15. Randha keringan
Randha sing sugih bandha. Randha keringan adalah janda yang kaya harta.

16. Randha tanggung
Randha sing isih enom. Randha tanggung adalah janda yang masih muda.

17. Randha kembang
Randha sing isih enom ora duwe anak. Randha = janda sengakang kembang = bunga. Randha kembang adalah janda yang masih muda dan belum mempunyai anak.

18. Kaki-kaki
Wong lanang sing wis tuwa. Kaki-kaki adalah laki-laki yang sudah tua.

19. Nini-nini
Wong wadon sing wis tuwa. Nini-nini adalah perempuan yang sudah tua.

20. Nyai, nyi
Wong wadon sing diajeni. Nyai, nyi adalah sebutan perempuan yang dihormati.

Itulah nama-nama sebutan bagi orang menurut situasi keadaanya. Bisa dari status sosialnya ada sebutan nama jawanya. Oleh karena itu bahasa jawa adalah unik. Sebagai orang Indonesia khususnya orang jawa harus tahu. Supaya tidak hilang karena pergantian generasi ke generasi baru. Semoga bermanfaat minimal menambah pengetahuan bagi pembaca.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar