--> Skip to main content

Contoh Hak dan Kewajiban Pasien yang ada di Rumah Sakit

Hak dan kewajiban - Saat pasien mau periksa di rumah sakit ada etika yang harus diketahui. Seperti pasien harus mengantri saat periksa kecuali di IGD pasien sesuai kegawatan yang di dahulukan.

Alternative Hak dan kewajiban pasien

Sebuah rumah sakit memiliki peraturan yang sebagian besar sama di Indonesia. Membicarakan tentang peraturan pasien juga mempunyai hak yang diterima. Hak pasien adalah suatu barang atau jasa yang diterima oleh pasien. Semua orang ingin mendapat kepuasan atau pelayanan yang maksimal saat di RS. Tetapi Rumah Sakit mempunyai batasan-batasan yang bisa diberikan.

Seperti peraturan pasien mempunyai hak saat periksa di Rumah Sakit. Selain itu juga pasien mempunyai kewajiban yang harus dilakukan. Demi keamanan bersama dalam melakukan pemeriksaan. Sedangkan kewajiban pasien adalah sesuatu yang harus pasien patuhi. Contohnya sebuah informasi yang harus diberikan jujur oleh pasien. Supaya pengobatan bisa tepat dan bisa maksimal. Bila kewajiban dan hak dipenuhi maka saat pelayanan akan terjadi kepuasan dari pasien dan rumah sakit. 

Hak Pasien saat di Rumah Sakit:

1. Getting Information about this hospital's regulations
Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit. Pasien mendapat informasi peraturan dan tata tertib yang ada di rumah sakit itu. Dengan begitu pasien tahu apa yang tidak boleh dilakukan saat menerima pelayanan kesehatan.

2. Getting Information about patient's rights and obligations
Memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien. Pasien mempunyai informasi apa saja yang bisa diterima dan kewajiban yang harus dilakukan.

3. Obtaining human, fair, sincere, and indiscriminate service
Memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur dan tanpa diskriminasi. Saat menjalani pemeriksakan pasien berhak diperlakukan secara manusiawi. Pelayanan yang tidak dibeda-bedakan karena agama, ras, atau apapun.

4. Obtaining qualified health care in accordance with professional standards and standard operating procedures
Memperoleh pelayanan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional (SPO). Dengan pelayanan sesuai standar prosedur operasional yang di tetapkan di RS itu maka pasien secara otomatis mendapat pelayanan yang maksimal.

5. Obtaining effective and efficient service as to avoid physical and material losses
Memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi. Contohnya pasien diperiksakan laborat yang tidak ada hubungan dengan keluhan dan sebenarnya memang tidak perlu.

6. Be able to complain about the service
Mengajukan pengaduan atau kualitas pelayanan yang didapatkan. Saat mendapat pelayanan dan ternyata tidak sesuai yang dikehendaki atau merugikan pasien dapat memberikan masukan kepada humas RS.

7. Be able to choose the doctor and room according to this hospital's regulation
Memilih dokter dan kelas keperawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang berlaku di rumah sakit. Pasien bisa memilih dokter yang dikehendaki sesuai dengan sakitnya. Memilih kamar yang diinginkan jika tersedia di rumah sakit. Bila pasien menggunakan jaminan kesehatan BPJS atau asuransi lain sesuai peraturan untuk dokter dan kelas perawatan.

8. Ask consultation / second opinion about illness to other doctors have practice License in this hospital or others
Meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang mempunyai Surat Izin Praktek (SIP) baik di dalam maupun di luar Rumah Sakit. Pasien mempunyai hak tentang penyakitnya dengan berkonsultasi dengan dokter yang merawat.

9. Obtaining privacy and secret about illnes include medical resume
Mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya. Data kesehatan pasien adalah privasi dan kerahasiaan yang harus di jaga RS. Tidak boleh diberikan pada siapapun kecuali persetujuan pasien sendiri dan pengadilan.

10. Getting information about the diagnose and medical treatment procedures, purpose of medical treatment, alternative treatment, risks and possible complications, and prognosis of the actions taken and the approximate cost of treatment
Mendapatkan informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan tindakan medis, alternatif tindakan, resiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan. Contohnya pasien ada rencana operasi yang harus dijelaskan adalah diagnoasis yang diderita pasien kenapa harus dioperasi. Bila tidak dioperasi efeknya apa? resiko yang terjadi bila dioperasi? untuk biaya yang harus ditanggung tindakan oeparsi?.

11. Approve or reject the treatment to be performed by health workers against the disease
Memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya. Keputusan ada ditangan pasien untuk tindakan yang akan dilakukan. Dengan pasien terlebih dahulu dijelaskan informasi kesehatannya. Resiko atau komplikasi apa yang terjadi bila menolak tindakan tersebut.

12. Accompanied by his / her family in critical codition
Didampingi keluarganya dalam keadaan kritis. Kondisi kritis memang perlu pendampingan dari keluarganya. Contohnya pasien akan meninggal karena penyakit yang berat keluarga mendapat waktu emas untuk menemani di saat-saat terakhir.

13. Worship according to religion or belief espousedfor it does not interfere other patients 
Menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaan yang dianutnya selama hal itu tidak mengganggu pasien lainnya. Contohnya pasien mau berdoa saat dirawat dan tidak menggangu pasien sebelahnya.

14. Obtaining security and safety of oneself during the treatment in this hospital
Memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di Rumah Sakit.

15. Propose suggestions and improvement to this hospital
Mengajukan usul, saran, perbaikan atas perlakuan Rumah Sakit terhadap dirinya.

16. Reject the spiritual guidance that is inappropriate to the religion and beliefs espoused 
 Menolak pelayanan bimbingan rohani yang tidak sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya. Kebebasan beragama adalah hak dari pasien.

17.Used and/or demanding hospital when the hospital suspected of prociding services which is not in accordance with either standard civil or criminal
Menggugat dan atau menuntut Rumah Sakit apabila RS diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai standar baik secara perdata ataupun pidana.

18. Complained hospital service were not accordance with service standard, through print and electronicallu media in accordance with provision of legislation
Mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit yang tidak sesuai dengan standar pelayanan melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-udangan.

Kewajiban Pasien yang harus dilakukan

1. Provide true, clear, and honest information about the health problems
Memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur tentang masalah kesehatannya.

2. Knowing the obligations and responsibilities of the patient and family
Mengetahui kewajiban dan tanggung jawab pasien dan keluarga.

3. Ask questions to thing are not understood
Mengajukan pertanyaan untuk hal yang tidak dimengerti

4. Understand and accept the consequences of service
Memahami dan menerima konsekuensi pelayanan

5. Obey the instructions and respect this hospital's regulations
Mematuhi instruksi dn menghormati peraturan rumah sakit.

6. Be respect and tolerance 
Memperlihatkan sikap menghormati dan tenggang rasa.

7. Fulfill financial obligations as agreed
 Memenuhi kewajiban finansial yang disepakati.

Itulah Hak dan Kewajiban Pasien yang ada di Rumah Sakit. Semoga menambah pengetahuan bagi pembaca. Sebagian besar Rumah Sakit mempunyai peraturan yang sama. Demi keamanan dan kelancaran dalam pelayanan di RS.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar