--> Skip to main content

6 Tempat Makan di Semarang Paling Dicari Wisatawan

Berlibur ke Semarang tentu rasanya kurang lengkap jika tidak mencoba berbagai wisata kulinernya. Selama ini lumpia menjadi kuliner yang paling khas dari ibukota Jawa Tengah tersebut. Padahal, ada banyak tempat makan di Semarang yang menyajikan berbagai kuliner yang menggugah selera.

Beberapa destinasi kuliner di Semarang sudah eksis selama puluhan tahun bahkan ada yang sudah ada sejak masa penjajahan. Jika Anda berencana berkunjung ke Semarang, jangan lupa untuk menyambangi beberapa tempat makan berikut ini.

Soto Bangkong

Soto memang termasuk kuliner khas Indonesia yang banyak dijumpai hampir di setiap daerah. Di Semarang ada warung soto yang sangat populer di kalangan wisatawan yaitu Soto Bangkong. Warung makan tersebut menyajikan soto ayam kampung khas dari Semarang.

Nama tempat makan di Semarang ini sebenarnya terinspirasi dari perempatan jalan tempat kedai ini berada. Di perempatan ini konon ada banyak kodok yang dalam bahasa Jawa disebut bangkong. Jadi banyak pelanggan menyebutnya soto bangkong.

Cita Rasa soto yang disajikan di kedai ini menyuguhkan rasa autentik dari kecap buatan si pemilik warung. Tidak hanya itu, penggunaan ayam kampung juga membuat citarasa soto ini semakin gurih dan lezat. Dalam semangkuk soto bangkong terdiri dari mi soun, irisan tomat, tauge, bawang goreng, dan suwiran daging yang melimpah disiram dengan kuah bening. Bagi yang kurang suka soto, tempat makan ini juga menyediakan menu lain seperti garang asem dan ayam goreng.

Soto Bangkong telah menjadi kuliner yang legendaris di Semarang karena sudah eksis sejak tahun 1950an. Jika tertarik untuk mencicipi soto tersebut, Soto Bangkong terletak di Jalan Brigjen Katamso Nomor 1, Karangtempel, Semarang Selatan, Semarang. Kedai tersebut buka mulai pukul 7 pagi sampai pukul 10 malam.

Temat makan Soto Bangkong
Soto Bangkong

Gongso Babat Pak Karmin

Babat merupakan jeroan sapi yang tidak mudah untuk diolah karena cenderung amis dan berbau jika salah mengolahnya, Tetapi pengalaman tidak menyenangkan ini tidak akan dijumpai jika mencoba Babat Gongso Pak Karmin. Sajian khas Semarang ini sudah sangat legendaris dan populer karena telah hadir sejak tahun 1971. Dengan resep rahasianya, Pak Karmin selalu berhasil memanjakan lidah para pelanggannya dengan babat kecap yang khas.

Meskipun warung makan ini memiliki konsep yang sederhana, namun tempat ini tidak pernah sepi oleh pembeli. Walaupun ada banyak pelanggan. Selain menyediakan babat gongso, tersedia pula menu lainnya seperti nasi goreng babat, ayam gongso, dan nasi goreng ayam. Kedai ini terletak di Jalan Pemuda dekat Jembatan Berok atau hanya sekitar 1 km dari kedai Lumpia Gang Lombok.

Gongso Babat Pak Karmin
Gongso Babat Pak Karmin

Nasi Goreng Babat Pak Taman

Selain babat gongso, nasi goreng babat juga menjadi menu yang banyak dicari di Semarang. Salah satu kedai nasi goreng babat yang terkenal di Semarang adalah Nasi Goreng Babat Pak Taman. Sesuai namanya, nasi goreng di kedai ini disajikan dengan babat sapi yang melimpah. Nasi goreng babat di sini memiliki citarasa pedas manis dengan sensasi gurih dari babatnya.

Berbeda dengan nasi goreng babat lainnya yang biasa menggunakan telur ayam, Nasi Goreng Pak Taman menggunakan telur bebek sebagai campuran untuk nasi gorengnya. Jika tertarik untuk berkunjung ke sana, sebaiknya hindari jam-jam ramai pengunjung misalnya jam makan siang.

Kedai nasi goreng ini terletak di Jalan Stadion Selatan, Karangkidul, Semarang Tengah tepatnya di samping Stadion Diponegoro. Dari Simpang Lima, lokasi kedai ini hanya berjarak sekitar 1,2 km. Kedai ini buka mulai pukul 7 pagi sampai pukul 4 sore.

Bakmi Jawa Pak Gareng

Semarang juga populer dengan sejumlah olahan mie yang lezat, salah satunya adalah Bakmi Jawa Pak Gareng. Kuliner yang satu ini tergolong sudah legendaris di Semarang karena sudah ada sejak tahun 1970. Warung bakmi ini awalnya berjualan menggunakan gerobak dan sekarang sudah memiliki kedai tetap.

Menu andalan di kedai ini adalah bakmi goreng dan bakmi rebus. Selain itu ada pula beberapa menu lain yang tidak kalah menarik seperti bihun goreng, nasi rebus, nasi goreng, atau bihun rebus. Kedai ini juga selalu ramai oleh pengunjung. Bakmi jawa ini berhasil mempertahankan citarasa yang konsisten selama bertahun-tahun sehingga tidak heran jika banyak pengunjung rela antre demi menyantap seporsi bakmi di kedai ini. Jika tertarik berkunjung ke sana, kedai bakmi ini terletak di Jalan Wotgandul Dalam Nomor 171, Gabahan, Semarang Tengah. Kedai tersebut buka mulai pukul 11 siang sampai malam hari.

Bakmi Jawa Pak Gareng
Bakmi Jawa Pak Gareng

Lumpia Gang Lombok

Lumpia menjadi kuliner yang sangat identic dengan kota Semarang. Bahkan kota ini juga telah mendapatkan julukan kota lumpia. Jadi tidak heran jika para wisatawan selalu menyempatkan diri untuk berburu lumpia di Semarang. Lumpia Gang Lombok merupakan salah satu kedai tertua yang menjual lunpia di Semarang.

Ada 2 jenis lumpia yang disajikan di kedai ini yaitu lumpia goreng dan lumpia basah. Lumpia tersebut hadir dengan isian rebung dan petis sehingga semakin memperkuat citarasa khas Semarang. Selain itu ada pula varian isian lainnya seperti ayam dan udang.

Selain dapat dinikmati di tempat, lumpia tersebut juga dapat dijadikan oleh-oleh karena lumpia goreng di sini bisa bertahan hingga 3 hari. Sementara itu lumpia basah hanya bertahan selama 1 hari. Jangan khawatir, lumpia di sini tidak menggunakan bahan pengawet dan dibuat secara alami dengan proses tradisional.

Jika penasaran dengan citarasa lumpia otentik Semarang ini, Loenpia Gang Lombok terletak di Jalan Gang Lombok Nomor 11, Purwodinatan, Semarang Tengah. Kedai ini buka mulai pukul 8 pagi sampai pukul 5 sore.

Lunpia Gang Lombok

Tahu Gimbal Pak Edy

Bagi Anda yang ingin mencoba tahu gimbal legendaris di Semarang, datanglah ke kedai Tahu Gimbal Pak Edy. Makanan yang satu ini terdiri dari bakwan udang dan potongan tahu goreng yang disiram saus kacang dengan irisan lontong, kol, dan telur serta taburan bawang merah goreng. Asal usul istilah ‘gimbal’ pada makanan ini berasal dari sebutan ‘udang’ untuk orang Semarang. Menariknya, seporsi tahu gimbal ini dapat dipesan dengan level pedas yang berbeda.

Tahu Gimbal Pak Edy sudah berdiri sejak tahun 1970 dan terletak di Jalan Menteri Supeno, Mugassari, Semarang tepatnya di sekitar Taman Indonesia Kaya atau di depan SMA N 1 Semarang. Kedai ini buka mulai pukul 3 sore sampai pukul 11 malam. Di sekitar kedai tersebut juga terdapat banyak warung tahu gimbal lainnya yang menggunakan nama Edy. Namun untuk kedai yang asli adalah Tahu Gimbal H. Edy dan ada foto sang pemilik.

Demikian beberapa rekomendasi tempat makan di Semarang yang wajib dicoba saat berkunjung ke sana. Sebagai destinasi yang populer, jangan kaget jika saat berkunjung ke sana Anda harus antre dengan para pembeli lainnya yang juga ingin menikmati kuliner tersebut.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar